get app
inews
Aa Read Next : TNI AD Minta Perluasan 5 Ha Markas Batalyon 12 Jika Pemkab Ngawi Ambil Alih Benteng Pendem

Kunjungi Yonarmed 12 , Pangdivif 2 Kostrad Cek Lahan Produktif dan Proyeksi Penugasan Batalyon

Rabu, 29 Mei 2024 | 14:35 WIB
header img
Didampingi Komandan Yonarmed 12 Letkol Arm Tulus Widodo, Pandivif Mayjen TNI Anton Yuliantoro di sambut Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko dan Dandim 0805 Letkol Arm Didik Kurniawan di markas Yonarmed 12, ( 28/5). Foto : iNewsNgawi.id / AM

NGAWI, iNewsNgawi.id - Panglima Divisi Infanteri Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Anton Yuliantoro melakukan kunjungan ke Batalyon Infanteri Medan 12  ( Yonarmed) Ngawi untuk melihat secara langsung upaya Batalyon ini melaksanakan program ketahanan pangan yang dintruksikan TNI AD.

Didampingi langsung oleh Komandan Yonarmed 12 Letkol Armada Tulus Widodo, kedatangan rombongan Pangdivif  dan istri disambut pengalungan kain batik dan tari penyambutan di lorong prajurit menuju gedung Yudha utama Yonarmed 12.

Turut dalam penyambutan itu Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko,  Kapolres Ngawi AKBP Argo Wiyono dan Dandim 0805 Ngawi Letkol Armada Didik Kurniawan di depan gedung utama.

Kunjungan PangdivIf ini untuk memastikan kegiatan ketahanan pangan yang diprogram oleh TNI AD di lingkup markas batalyon.

Prosesi penanaman pohon dan melihat langsung ternak lele yang dilakukan prajurit menjadi perhatian Pangdivif. Menurutnya pemanfaatan lahan terbatas ternyata bisa dimaksimalkan oleh para  prajurit.

Sebagai Panglima saya berkwajiban untuk melihat seberapa baik pembinaan satuan yang ada di sini utamanya berbagi masalah apa yang menjadi kendala sehingga kedepanya satuan ini bisa kita andalkan dalam menjawab dan tantangan tugas terkait alutsista yang dimiliki," kata Anton dihadapan awak media, (28/5).

"Sebagai penjabaran keinginan dari Kepala Staf TNI AD, saat ini mendukung program ketahanan pangan dari pemanfaatan lahan dari yang belum produktif menjadi produktif didukung program lain yaitu TNI manunggal air , termasuk lahan yang ada didalam kesatuan, salah satunya adalah budidaya alpukat dan ikan lele dimana setiap tiga bulan batalyon ini mampu menghasilkan keuntungan bersih hingga 10 juta," ungkap Pangdivif usai menebar bibit lele di sebuah lahan dalam batalyon.

Tidak hanya ketahanan pangan yang menjadi topik kunjungan, namun keinginan prajurit untuk melaksanakan tugas di medan rawan  menjadi perhatianya karena batalyon ini belum pernah mengenyam penugasan sejak dikerahkan ke zona konflik di Maluku pada 2016 silam.

"Saya sudah sering sampaikan, prajurid kostrad sejati adalah prajurit yang apabila mendapatkan tugas dia akan merasa bahagia, melebihi yang saya tahu, batalyon ini malah meminta untuk melaksanakan tugas, karenanya saya sudah menyampaikan agenda tugas pengamanan diperbatasan berikut proyeksinya dari satuan YonArmed 12 Ngawi," pungkas Anton.

Tidak hanya melihat langsung lahan produktif Pangdivif juga berkeliling di dalam batalyon untuk mengecek alutsista yang ada dalam kesatuan ini.
 

Editor : Asfi Manar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut