Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Didalam Rumah Dengan Luka Tusukan

Asfi Manar
.
Sabtu, 10 September 2022 | 03:57 WIB
Polisi mengevakuasi jasad korban dari dalam rumah untuk di autopsi di RSUD Soeroto Ngawi. Foto : iNewsNgawi.id / Asfi Manar

NGAWI, iNewsNgawi.id - Seorang pria warga desa Gayam Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah oleh anaknya sendiri pada Jumat malam, ( 9/9/2022).

Pria paruhbaya bernama Wachid ( 50 )  tersebut saat ditemukan mengalami luka tusuk pada bagian dada dan terlentang di ruang tamu oleh Erika Sekar Ayu yang tak lain anaknya sendiri sepulang dari bekerja.

Berawal dari kecurigaan Erika yang melintas didepan rumah korban dan melihat rumah dalam keadaan lampu padam, dan pintu yang terkunci.

Setelah berhasil masuk, Erika melihat ayahnya dan mendapati dalam kondisi tewas bersimbah darah dengan luka tusukan didada.

“Saya melihat rumah dalam keadaan lampu padam, begitu masuk saya lihat bapak terlentang di ruang tamu, setelah  selimut saya buka ternyata bagian dada bersimbah darah dan bapak sudah tidak bernyawa’, kata Erika didepan kamar jenazah RSUD Soeroto Ngawi tempat korban diautopsi bersama suaminya Resa.

Menurut Erika, dirinya langsung mencari adiknya MF karena tidak berada dirumah padahal setiap hari korban bersama adiknya tersebut.

“Sudah kita cari dalam rumah bahkan saat ditelepon dan WA juga tidak aktif, bahkan beberapa baju sepatu dan tas tidak berada dilemari” terang Erika yang kini tinggal serumah dengan suaminya di desa sebelah.

Polisipun belum bisa mengaitkan perginya MF dengan tewasnya korban, hanya menurut Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono, pihaknya memastikan jika penemuan jasad tersebut besar dugaan korban pembunuhan.

“Dari hasil pemeriksaan luar dan tkp diduga jasad tersebut merupakan korban pembunuhan”, kata Agung usai melakukan kordinasi dengan tim di Mapolsek Kendal Jumat malam.

Dari hasil olah tkp polisi hanya mendapatkan barang bukti berupa selimut dan baju yang dikenakan korban namun benda yang diperkirakan senjata tajam menghabisi korban tidak diketemukan.

Editor : Asfi Manar
Bagikan Artikel Ini