Apel Gelar Pasukan  Operasi Zebra Semeru 2022, Gaya Berkendara Warga Ngawi Jadi Sorotan

Asfi Manar
.
Senin, 03 Oktober 2022 | 17:43 WIB
Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera mengukuhkan personel Operasi Zebra Semeru 2022. Foto : iNewsNgawi.id/ istw


NGAWI, iNewsNgawi.id - Kepolisian Resort (Polres) Ngawi  menggelar apel gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 Serentak yang akan berlangsung selama 2 minggu dimulai dari tanggal 3 Oktober hingga 16 Oktober di halaman Mapolres Ngawi, Senin (13/10/22).

Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Dwiasi Wiyatputera juga turut dihadiri Wakapolres Ngawi Kompol Hendry Ferdinad Kennedy, Pejabat Utama Polres Ngawi, Personel Kodim 0805 Ngawi, Perwakilan Dishub dan Sat Pol PP Kab. Ngawi.

Menyikapi tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Dwiasi mengajak para peserta apel menundukan kepala sejenak untuk berdoa bersama kepada para korban, sebelum memberikan arahan apel.

"Mari kita sejenak berdoa untuk saudara kita yang menjadi korban tragedi stadion kanjuruhan agar mendapatkan tempat yang indah dan layak disisinya serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," jelas AKBP Dwiasi Wiyaputera, diikuti serentak oleh peserta apel selama 1 menit.

Dalam pemaparanya sebagai inspektur apel pasukan Dwiasi menyampaikan salah satu permasalahan komplek di bidang lalu lintas terkait kecelakaan adalah kesadaran  keselamatan berlalulintas dan perilaku pengendara, apalagi Kabupaten Ngawi termasuk dengan peringkat yang tinggi penggunaan kendaraan.

"Perubahan gaya hidup dan tingkah laku ini sangat berbahaya di jalan raya,sehingga diperlukan perbuatan dan kepedulian kita semua dalam berlalu lintas," terang Perwira Alumni Akpol 2022 ini, menyoroti pentingnya edukasi kepada pengendara diwilayah Ngawi.

Mantan Kapolres Trenggalek ini juga  merinci personel yang terlibat dalam , Operasi Zebra Semeru 2022 adalah sebanyak 3.478 personel terdiri dari Polda Jatim 348 Personel dan Satwil Jajaran sebanyak 3.130 personel.

"Operasi Zebra Semeru 2022 diharapkan dapat menekan angka fatalitas laka lantas dan menciptakan kamseltibcar di seluruh Jawa Timur dengan 7 prioritas pelanggaran yang dapat dilakukan penindakan Gakkum secara E Tle dan Teguran langsung," pungkas Dwiasi.

Editor : Asfi Manar
Bagikan Artikel Ini